Jumat, 21 Desember 2012

HASIL INOKULASI 28 HARI


Pada tanggal 15 Desember 2012, PT SBS GAHARU Cabang Yogyakarta telah melakukan checking hasil inokulasi di tempat Bapak Henis Suprapto. Adapun hasilnya adalah seperti gambar berikut :













Sebagai mitra dari petani, ini adalah salah satu bukti nyata bahwa PT. SBS GAHARU selalu melakukan inovasi agar hasil panen dapat optimal. Akan tetapi petani pun juga harus maksimal juga dalam melakukan perawatan terhadap pohonnya demi hasil yang optimal. Terimakasih.

Jumat, 30 November 2012

INOKULASI

Pada tanggal 18 Nopember 2012 PT. SBS GAHARU Kantor Cabang Yogyakarta telah melakukan INOKULASI pada Pohon milik Bapak Henis Suprapto yang artinya bahwa dua tahun lagi Pohon Gaharu tersebut siap untuk dilakukan pemanenan.




Ini merupakan sebuah langkah nyata bahwa kami benar-benar menjalankan apa yang sudah menjadi kesepakatan dengan mitra petani. Bagi petani gaharu yang mempunyai pohon sudah layak INOKULASI akan tetapi belum bermitra, bisa menghubungi kami mengingat besarnya biaya untuk INOKULASI mandiri. PT. SBS GAHARU memberikan solusi dengan cara memitrakan pohon petani untuk kemudian tinggal menghitung saja biaya yang dibutuhkan termasuk pada proses operasional INOKULASI. Besaran biaya pun akan lebih terjangkau dari pada INOKULASI mandiri, dan untuk penjualan hasil panen tentu saja sudah di fasilitasi oleh PT. SBS GAHARU. Jadi jangan ragu untuk bergabung bermitra bersama kami.

Kamis, 06 September 2012

PAMERAN BANTUL EXPO

PT. SBS GAHARU KANTOR CABANG YOGYAKARTA pada bulan Juni 2012 kemarin mengikuti kegiatan Pameran Bantul Expo di Bantul Yogyakarta  selama 7 hari. Ternyata masyarakat Bantul cukup antusias dalam menanggapi program kemitraan dari PT. SBS GAHARU. Kami segenap Tim PPL PT. SBS GAHARU menyampaikan rasa hormat kami dan terimakasih atas semua perhatiannya. Semoga untuk kedepannya kita bisa saling bekerjasama demi kemajuan ekonomi  di Indonesia.


Untuk konsultasi silakan mengontak :
  • Henry Wirawan di nomor 085 292 000 699, (0274) 694 2299

Rabu, 30 Mei 2012

TERIMAKASIH







Segenap Panitia Seminar PT. SBS GAHARU Area Yogyakarta (yang telah dilaksanakan pada tanggal 20 Mei 2012 di Balai Muslimin Bantul Yogyakarta) mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada :

  1. Presiden Direktur PT. SBS GAHARU, Ibu Friska Hariyani Ambarita, S. Farm atas seluruh perhatiannya  kepada keluarga besar PT. SBS GAHARU Area Yogyakarta
  2. Konsultan PT. SBS GAHARU, Bapak Fatkhan Rofiq dan Bapak Charly Nobel
  3. Semua panitia yang telah bekerja keras demi suksesnya acara ini
  4. Seluruh peserta seminar yang sangat antusias mengikuti kegiatan ini, terlebih dari luar propinsi Yogyakarta yang telah menyempatkan hadir di acara ini
  5. Semua Mitra PT. SBS GAHARU
  6. Semua media baik televisi maupun cetak yang telah meliput acara ini
  7. Semua pihak yang turut membantu kesuksesan kegiatan ini
Semoga dengan adanya kegiatan Seminar ini akan menambah pengalaman baru adanya sebuah peluang usaha yang benar-benar bermanfaat untuk kita semua terlebih adalah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat sekaligus ikut mensukseskan program penghijauan dari pemerintah.

LIPUTAN SEMINAR

Berikut adalah video liputan seminar tanggal 20 Mei 2012 di Balai Muslimin Bantul Yogyakarta. Terimakasih kami ucapkan untuk TVRI Stasiun Yogyakarta yang telah meliput sekaligus menginformasikan kepada masyarakat di program Berita Jogja dan Yogyawarta TVRI Stasiun Yogyakarta tanggal 22 Mei 2012 kemarin.







Minggu, 29 April 2012

Seminar gratis PT. SBS GAHARU AREA YOGYAKARTA

SIAPAKAH PT. SBS GAHARU? MENGAPA MENANAM GAHARU DAPAT MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT? BAGAIMANA SISTEM KEMITRAAN DI PT. SBS GAHARU? MENGAPA HARGANYA MAHAL? APAKAH BISA MELAKUKAN INOKULASI? APA BENAR GAGAL PANEN PER POHON MASIH BERNILAI 2-5JUTA? MENGAPA TANAMAN INI BEDA DENGAN JENMANI, GINSENG, DLL YANG HANYA MAHAL SESAAT? APAKAH ADA JAMINAN HUKUM SAMPAI DENGAN PANEN NANTI (SERTIFIKAT&MoU)?

lihat selengkapnya

Rabu, 14 Maret 2012

Secercah harapan untuk Indonesia

PELUANG EMAS MENANAM POHON GAHARU 

 Indonesia memiliki keanekaragaman sumber daya alam yang sangat melimpah ruah, wilayah hutan tropisnya terluas ketiga di dunia, dengan cadangan minyak, gas alam, tembaga, dan mineral lainnya. Negeri kita ini telah dikaruniai oleh Tuhan Yang Maha Esa dengan limpahan pesona yang sangat elok. Indonesia sangat layak untuk disebut sebagai surga katulistiwa yang ribuan pulaunya membentang dari Sabang sampai Merauke.


Salah satu keanekaragaman sumber daya alam hutan yang dimiliki oleh Indonesia adalah Tanaman Gaharu. “GAHARU” adalah salah satu komuditas hasil hutan bukan kayu (HHBK) komersial yang bemilai jual tinggi. Bentuk produk gaharu merupakan hasil alami dari kawasan hutan berupa cacahan, gumpalan atau bubuk. Selain dalam bentuk bahan mentah berupa serpihan kayu, juga diproses dengan penyulingan yang dapat menghasilkan minyak atsiri gaharu yang juga bemilai jual tinggi. Cairan ekstrak ini kabarnya mencapai nilai jual lebih dari USD 30.000 atau Rp. 300.000.000,-/liter tahun 2010 namun data terbaru 2011 sudah masuk diangka Rp400.000.000,-/liter. Sementara harga per batang pohonnya bisa mencapai ribu-an dollar per kilo nya. Gaharu banyak digunakan sebagai bahan parfum, obat-obatan dan bahan dupa.

Berdasarkan data kemenhut, kebutuhan gaharu dunia sangat besar yakni 4 ribu ton pertahun. Quota Indonesia 300 ton/pertahun baru dapat dipenuhi 10% inipun lebih banyak didapatkan dengan cara ilegal dan ini berasal dari Gaharu alam. Temuan rekayasa produksi kayu gaharu memberi peluang yang sangat besar bagi petani di Indonesia. dan keuntungan lainnya Mempertimbangkan nilai jual Gaharu, patut diupayakan peningkatan peranan Gaharu sebagai komunitas andalan altematif untuk penyumbang devisa dari sektor kehutanan selain dad produk hasil hutan kayu.
Selain itu hasil gaharu ini merupakan komoditas Ekspor di negara-negara Asia Timur dan Timur Tengah dalam hal ini maka dengan meningkatkan produksi gaharu berarti akan dapat meningkatkan daya saing bangsa. Dampak lain adalah peningkatan kesejahteraan rakyat dan kelestarian sumber daya hutan dan lahan
.
Kemitraan yang di tawarkan PT.SBS Gaharu yakni dengan pembinaan yang berkelanjutan mulai dari tanam sampai panen, hanya peluang ini belum sepenuhnya dimanfaatkan petani karena kurangnya sosialisasi sehingga boleh dikatakan, Indonesia masih ketinggalan dengan negara tetangga. Untuk itu kita hadir   memberikan solusi pembiayaan Inokulasi dengan mengajak petani dengan pola kemitraan, dengan sistem bagi hasil, 65% untuk petani 35% untuk pihak perusahaan.
Masyarakat hanya berkewajiban membeli bibit, menanam dan merawat di lokasi milik petani sesuai kemampuan petani atau investor.  Perusahaan memberikan  garansi 3 bulan untuk kematian bibit serta dukungan pembinaan yang intensif, selain itu penjaminan inokulasi pada usia 3 tahun dengan diameter batang 10-15 cm kemudian tenaga sampai pembelian panen dijamin oleh pihak perusahaan. MOUnya dikuatkan dengan legalitas hukum Sertifikat dan Aktanotaris.
Analisa biaya dan keuntungan dari budidaya pohon penghasil gaharu, pada luasan tanah 1 hektar dengan jarak tanam 3 X 3 dapat ditanami 1200 batang. Dipanen pada usia 5-6 tahun perusahaan masih menjamin harga terburuk atau gagal panen masih dihargai 2 -5 juta perpohon. Nah tidak usah muluk-muluk kalau dikalkulasikan angka terendah yakni 2 juta dikalikan 1200 batang masih 2,4 milyar asumsinya kalaupun gagal, kemedangan, daun ranting dan abu gergaji masih dibeli perusahaan. Untuk itu mitra petani tidak perlu khawatir.
Logikanya karena ini sistim bagi hasil, yang jelas PT. SBS GAHARU  bekerja secara profesional, karena semakin tinggi hasil tentunya semakin besar bagi hasilnya dengan petani karena memang vaksin penyuntikan yang digunakan bukan lagi coba-coba.
Kesimpulannya, kita investasi dari budidaya gaharu diatas areal satu hektar dengan biaya sekitar 45 jutaan bisa mendatangkan milyaran rupiah dengan jangka waktu 5-6 tahun kedepan.